Masalah seputar cat eksterior dapat timbul karena tidak maksimalnya hasil pengecatan yang disebabkan oleh beberapa sebab. Untuk menghindari hal tersebut ada baiknya kita kenali beberapa masalah yang sering timbul pada cat eksterior :
Pigmen warna yang terkandung di dalam cat tidak kuat terhadap sinar UV yang dipancarkan sinar matahari. Ciri-cirinya, perubahan warna terjadi di seluruh bagian dinding.
Terkelupasnya cat bisa juga disebabkan karena pengecatan dilakukan diatas permukaan lama yang sudah mengapur atau bisa juga karena penggunaan dempul. Kualitas cat juga mempengaruhi terhadap daya rekat. Perekat yang baik untuk eksterior adalah lateks, yang umumnyaterbuat dari bahan sintesis yaitu akrilik. Cat eksterior yang baik bisa dilihat dari kandungan akrilik yang tercantum pada kaleng kemasan.
Terimaksih dan Semoga bermanfaat..!!
Berikut Tips Mengatasi Masalah Pengecetan Eksterior..!!
1. Warna Cat Pudar
Pudarnya warna cat dapat disebabkan oleh Garam alkali, yang timbul karena kondisi permukaan dinding masih terlalu lembab (belum benar-benar kering). Ciri-cirinya, timbul bercak-bercak dan terjadi perubahan perubahan warna di beberapa bagian dinding.Pigmen warna yang terkandung di dalam cat tidak kuat terhadap sinar UV yang dipancarkan sinar matahari. Ciri-cirinya, perubahan warna terjadi di seluruh bagian dinding.
2. Cat Meleleh
Hal ini disebabkan karena selang waktu antara pelapisan pertama dan yang kedua terlalu dekat (kurang dari dua jam), selain itu bisa juga disebabkan karena proses pencampuran yang tidak merata (terlalu encer). Pengenceran cat untuk eksterior sebaiknya adalah 10% untuk dinding baru, tidak diencerkan atau diencerkan <10% untuk dinding lama.3. Cat Menggelembung
Hal ini sering terjadi pada kondisi dinding yang kurang sempurna (banyak yang bolong), pada permukaan dinding yang lembab, atau pada pelapisan ulang dengan merk yang berbeda. Perbaikan dapat dilakukan dengan cara membiarkan dinding sampai benar-benar kering diharapkan gelembung akan mengempis seiring dengan keringnya lapisan cat. Jika tetap menggelembung, kerok lapisan cat tersebut, bersihkan dan lakukan pengecatan ulang.4. Berjamur dan Berlumut
Hal ini biasanya disebabkan oleh dinding yang lembab akibat bocor atau karena pengacian yang belum benar-benar kering. Selain itu bisa juga disebabkan oleh tanaman atau pot yang diletakkan menempel pada dinding. Apabila permukaan cat timbul jamur dan lumut maka cat tersebut harus dikerok dan diamplas. Setelah itu dinding diberi lapisan fungisida wash (cairan anti jamur) guna mematikan jamur dan lumut. Biarkan hingga kering, bersihkan dengan air sehingga kandungan kimia yang bersifat asam bisa hilang dan tidak merusak cat.5. Cat Terkelupas
Cat mengelupas disebabkan tidak bisa melekat dengan baik pada permukaan dinding. Rendahnya daya lekat dikarenakan kondisi dinding yang lembab, berminyak, dan masih adanya debu yang menempel sehingga cat tidak melekat dengan sempurna.Terkelupasnya cat bisa juga disebabkan karena pengecatan dilakukan diatas permukaan lama yang sudah mengapur atau bisa juga karena penggunaan dempul. Kualitas cat juga mempengaruhi terhadap daya rekat. Perekat yang baik untuk eksterior adalah lateks, yang umumnyaterbuat dari bahan sintesis yaitu akrilik. Cat eksterior yang baik bisa dilihat dari kandungan akrilik yang tercantum pada kaleng kemasan.
Terimaksih dan Semoga bermanfaat..!!
Komentar
Posting Komentar